Story from Edinburgh

Kenalan Dengan Jurusan TESOL Edinburgh

20170301_163934
Moray House School of Education
“…when horizons grow or diminish within a person the distances are not measurable by other people. Understanding grows from personal experience that enables a person to see and feel in ways so varied and so full of changeable meanings that one’s self-awareness is the determining factor….every individual does have his private world of meaning, conceived out of the integrity and dignity of his  personality.”
– Virginia Axline, Dibs: In Search of Self –

Learning and working in the field of language teaching are my manifestation of how I understand the world around me, and how I perceive my “self”. English is my ride for lives transformation and my ride for the creation of creative discursive agency. -NH-

Sering ada yang bertanya kalau TESOL itu singkatan dari apa dan belajar apa. Terkadang agak ribet sih menjelaskan kepanjangan dari TESOL, jadi seringnya bilang Education atau English Education.

TESOL sendiri merupakan singkatan dari Teaching English to Speakers of Other Languages.

uF9MjJo3QIaijySXC4iL_Confused Christian Bale

See! Ribet kan karena kepanjangan.

Lalu apa sebenarnya TESOL itu? Belajar apa sih? Belajar bagaimana menjadi guru bahasa Inggris ya?

Dari singkatan sih kurang lebih begitu. Tapi TESOL sendiri merupakan sebuah jurusan yang multidisiplin. TESOL tidak sekedar hanya belajar How To Teach English, tapi merupakan disiplin ilmu yang terbentuk dari:

  • Education
  • Psychology
  • Philosophy
  • Neurology
  • English Linguistics
  • Social and Politics
  • Business
  • Communication
  • Art & Literature
  • History
  • Management

Itu mungkin hanya beberapa disiplin ilmu yang secara garis besar membentuk jurusan TESOL, walau tentu sebenarnya lebih dari itu karena bahasa sendiri merupakan sebuah ilmu yang cukup kompleks dan bisa dilihat dari hampir berbagai disiplin ilmu yang lain.

MajorsMonth

Nah kebayang dong kalau kita masuk jurusan TESOL, kita harus tahu itu semua. Kita bakal bersentuhan dengan general and pedagogical content knowledge, the philosophy of language education, the psychology of the learners, the way our brain works when acquiring language, how language is constructed, how language is used in society and power relation, how language is becoming the goldmine of business, how to use language properly for effective communication, how language can be composed and used in the sense of art, why we need to learn the history of the country of the language we learn, and how to manage a school.

So, kalau ada yang bilang masuk jurusan pendidikan bahasa itu hanya belajar cakap-cakap saja, that kind of person is either ignorant or never worked in the field of language teaching.

vo6heD2

Essentially though, we should not underestimate other’s fields of study and compare one to another because building a nation and building the world we live in CANNOT solely rely on one field of expertise. It’s like a puzzle game. You need the whole piece of puzzles to complete the game. One is not more important than the other.

Okay buddy!

Sebelum kita mengenal lebih jauh apa itu TESOL, alangkah baiknya kita mengenal sedikit istilah-istilah yang menghiasi dunia pendidikan bahasa Inggris.

Banyak kan dari kita yang sering membaca istilah-istilah semacam TESL, TEFL, CELTA, DELTA, etc. Dibawah ini sedikit mengenai gambaran persamaan dan perbedaan dari istilah-istilah yang ada dalam dunia bahasa Inggris.

  • TESL (Teaching English as Second Language): Sebuah istilah industri bahasa Inggris yang berarti mengajar bahasa Inggris di mana status bahasa Inggris di tempat tersebut diakui sebagai bahasa kedua. Artinya, bahasa Inggris banyak digunakan oleh masyarakat dalam kegiatan mereka sehari-hari, tidak hanya di lingkungan sekolah dan kelas saja.
    167741_189412147743651_5579339_n
  • TEFL (Teaching English as Foreign Language): Kalau ini kebalikan dari TESL, yaitu mengajar bahasa Inggris di mana status bahasa Inggris di akui sebagai bahasa asing, jadi tidak diguanakan secara luas. Namun seiring perkembangan jaman, sekarang penggunaan TESL atau TEFL telah sama saja. Tidak terlalu dibedakan.
    TEFL-ENGLISH
  • TESOL (Teaching English to Speakers of Other Languages): Hampir sama dengan TEFL/ TESL di atas yaitu mengajar bahasa Inggris kepada mereka yang bahasa ibunya bukan bahasa Inggris. Banyak yang bilang kalau TESOL lebih popular digunakan di North America and Australia. But again, ini pun sudah tidak baku lagi.tesol_affiliate_vert_rgb1
  • CELTA (Certificate in Teaching English to Speakers of Other Languages): Nah, kalau tiga istilah di atas merupakan istilah industri dan degree akademia, CELTA merupakan sebuah sertifikasi ngajar yang dikeluarkan oleh Cambridge University. Bagi kalian yang tidak punya background mengajar dan ingin bekerja sebagai guru bahasa Inggris di negara sendiri atau negara lain serta tidak punya waktu banyak, silakan join CELTA. Durasi CELTA sekitar satu bulan untuk full-time dan tiga bulan part-time. Untuk biaya cukup mahal ya sekitar 30 juta dan sangat padat kegiatannya jadi mesti bener-bener fokus satu bulan untuk mengikuti CELTA. Materinya lebih ke practice how to teach, jadi sedikit dibekali teori terus langsung diberi Tips-tips atau procedural knowledge on how to teach English jadi ketika lulus langsung siap terjun kelapangan.
    6860611
  • DELTA (Diploma in Teaching English to Speakers of Other Languages): Bisa dibilang ini kakaknya CELTA karena masih kepunyaan Cambridge tapi lebih mendalam dan biasanya mesti punya pengalaman ngajar dulu untuk ikut DELTA. Sertifikatnya sudah setara dengan diploma bahasa Inggris. Untuk biaya kurang tahu sih tapi harusnya lebih mahal. Bisa cek langsung di web Cambridge. Dari sini saja sudah ketahuan bagaimana bahasa Inggris telah menjadi sebuah komoditi business yang menjanjikan.delta-1c118d211150e7d578c00339bf04ff31

Lalu kalau aku ingin jadi guru bahasa Inggris baiknya ambil apa?

That depends on where you wanna teach, how much money you have, how much time you can spare, and how serious you are in being an English teacher.

Pertama, kalau kita cuma mau mengajar bahasa Inggris di lingkup lokal, sebenarnya tak perlu sertifikat seperti di atas. Yang penting bisa cas cis cus dan ngerti sedikit how to teach, you can still be an English teacher.

Tapi kalau ingin lebih memperdalam ilmu mengajar agar bisa lebih bersaing, then you may consider to take CELTA, DELTA or TESOL.

tumblr_lz0k8qVFVU1qaez01o1_r1_500

Kalau yang lulusan jurusan pendidikan bahasa Inggris gimana?

Itu harusnya udah cukup sih, cuma untuk kualifikasi ngajar di tempat keren (i.e. bayaran mumpuni) atau menjadi dosen sekarang lebih banyak di cari mereka yang telah punya CELTA, DELTA or TESOL. Jadi kalau sudah punya background ngajar dan ingin punya sertifikasi serta kebetulan punya waktu dan uang lebih (aihhhhh…), sok mangga join CELTA.

Wah aku ingin lebih serius menjadi guru dan juga ahli (professor) dibidang bahasa Inggris serta tahu bagaimana me-manage pendidikan bahasa Inggris.

Good! Then please do degree in TESOL overseas.

Sekarang ini sudah sangat banyak universitas di luar negeri yang mempunyai jurusan TESOL kaya di UK, Ausi, USA, Canada, etc. Degree yang ditawarkan bisa dalam bentuk MA (Master’s of Arts) atau MSc (Master’s of Science).

Beda ya?

Dulu sih dibedakan dalam hal pendalaman ke teori dimana MSc lebih theory-oriented. Tapi sekarang kayanya sudah sama saja tergantung dari fakultas apa degree tersebut di tawarkan. Apakah fakultas Arts and Humanities atau fakultas Social Sciences. Tapi kembali ini tidak baku juga. Pokoknya tergantung kampus lah ya.

Okay aku ingin ambil TESOL kalo gitu, tapi bagusnya dimana kak?

This is actually hard to answer. Bagus tidaknya sebenarnya bukan dari kampus secara keseluruhan tapi dari fakultas dimana TESOL tersebut diselenggarakan. Mungkin pertama cari yang fakultas pendidikannya bagus secara ranking terus lihat course structure nya biar tahu modul apa saja yang ditawarkan. Jadi rajin check and compare karena modul yang ditawarkan bervariasi tiap kampus. Lihat juga requirementnya ya dan seberapa banyak pengajar yang ahli di bidang tersebut.

0_buildings_-_edinburgh_university_students_union_and_lamp_posts_078325_1024
University of Edinburgh

Nah, karena aku dapat beasiswa dari Chevening dan juga dari Edinburgh, jadi aku mau promoin jurusan TESOL di Edinburgh hehehe… bukan promo juga sih tapi lebih ke menggambarkan apa saja yang di pelajari di jurusan TESOL Edinburgh 😀

1. Degree offered

MA-vs-MSc-min

Degree yang ditawarkan di TESOL Edinburgh adalah MSc (Master’s of Science) karena fakultas pendidikan berada di bawah College of Arts, Humanities & Social Sciences.

Eh itu ada Arts dan Humanitiesnya, kok tetep MSc?

Haha.. kan dah dibilang kalau itu tidak tetap dan tergantung policy kampus, okay. Untuk durasi kuliah nya adalah selama satu tahun (full-time) dan dua tahun (part-time).

2. Requirements

PIC-College-Apps-674x900

Masuk TESOL Edinburgh lumayan cukup ketat sih dari segi requirements. Misal kamu harus nulis satu personal statement, satu essay tentang personal & professional development, 2 surat rekomendasi, IELTS minimum 7.0 (masing-masing band tidak kurang dari 6.5).

3. Teaching Staff

missadrianah-grammar-writing-LLI8Ok-clipart

TESOL Edinburgh dipenuhi oleh orang-orang ahli dibidangnya termasuk banyak dari mereka yang sudah menjadi prominent figure di beberapa field of expertise seperti Pragmatics, Global Englishes, Language and Culture Pedagogy, Multilingualism, Speech Act Theory, etc. So, udah keren lah ya, jadi bakal banyak nemu buku yang penulisnya adalah dosen sendiri. Keren kan?

4. Course Structure

A new book with a little bit of this and a little bit of that.

MSc TESOL di Edinburgh is heavily influenced by theoretical frameworks and research. Jadi belajar teorinya cukup intense diiringi dengan ilmu penelitian. Setelah itu baru practical knowledge-nya. So, siap-siaplah kepala kita dihuni oleh berbagai teori dan penelitian.

5. Module

harrypotter-college-course

Module yang ditawarkan apa aja?

Nah, ini yang menarik. Salah satu keputusanku ambil TESOL Edinburgh (selain dari dua kampus yang lain yang aku apply di London-based schools) adalah karena ada beberapa modul (mata kuliah) yang ingin aku pelajari termasuk modul penelitiannya. Aku jabarkan ya dibawah ini.

Wuihh baiknya.. makasih!

Sip!

a. Semester 1

Ada 3 modul wajib dan 1 modul penelitian di semester satu ini, sbb:

  • TESOL Methodology (20 credits)
    Disini kamu bakal belajar sejarah perkembangan dunia pengajaran bahasa Inggris termasuk metode-metode yang digunakan dulu sampe sekarang. Dari jaman grammar-translation atau audiolingual sampe post-method pedagogy and principled approach. Pokoknya seru tapi demanding banget. Makul ini jadi membuka mata bawah setiap gerak-gerik yang kita lakukan di kelas sebenarnya ada teorinya termasuk sistem hafalan. Tugasnya adalah essay 4000 kata plus lesson plan dan materinya. Jadi kita disuruh membuat lesson plan dan menjelaskan teori dibalik lesson plan kita termasuk penjelasan setiap kegiatan yang terjadi di kelas, misal kenapa guru nya berjalan-jalan, etc etc. Jadi setiap detail yang terjadi dikelas mesti di jelaskan secara teori. Muantap kan! Ketika guru menarik nafas pun ada teorinya haha… 😀
  • Language and the Learner (20 credits)
    Kalo ini lebih fokus ke language acquisition dan perkembangannya. Dikelas ini kita bakal bersentuhan dengan psychology, neurology, and sociocultural and political. Jadi kita bener-bener dijelaskan mengenai bagaimana seseorang belajar bahasa secara inside (genetic) dan (outside) social development, plus bagaimana otak itu sebenarnya bekerja ketika belajar bahasa. Pokoknya seru deh karena banyak belajar dari ilmu lain. Tugasnya adalah essay 2500 kata dan exam. Examnya pun sebenarnya sama kaya essay cuma tulis tangan jadi jangan berharap exam multiple choice yang ada tangan pegel karena nulis kurang lebih 1500 kata.
  • Second Language Teaching Curriculum (20 credits)
    Nah, yang ini lebih membahas ke curriculum development jadi kita disuruh menganalisa setiap elemen dari kurikulum dan juga diajarkan bagaimana cara membuat kurikulum, menganalisa kurikulum, course and language school design, etc. Jadi lebih ke manajemen lah ya. Kita belajar top-down and bottom-up processing, needs analysis, methodology, evaluation, etc. Tugasnya adalah essay 2500 kata plus group presentation dimana kita mesti menganalisa sebuah kurikulum yang sudah ada. Again, critically analyse ya… the word criticality will be your best mate here!
  • The Sources of Knowledge: Understanding and Analysing Research Literature (10 credits)
    Yang ini adalah makul penelitian yang pertama dimana kita diajarkan mengenai elemen-elemen yang ada dalam sebuah scientific paper dan di ajarkan bagaimana membaca dan menganalisa jurnal. Tugasnya adalah menganalisa sebuah jurnal dan jelaskan kelebihan serta kekurangan jurnal tersebut. Gampang? Seriously NOT! 😀

Itu semua makul wajib untuk semester pertama. Total 70 credits. Sekarang kita lihat semester 2.

tumblr_inline_ndi86mWkfZ1rzbao2

b. Semester 2

Di semester dua ada 2 makul pilihan dan 2 makul penelitian. Makul pilihan bebas memilih dari list yang disediakan jadi kita bisa belajar sesuatu sesuai dengan keininginan kita. List-nya bisa di lihat di web ya. Sebagai contoh, berikut 2 makul elective yang aku pilih.

  • Text, Discourse and Language Teaching (20 credits).
    Disini aku belajar mengenai language and society, jadi bagaimana bahasa digunakan di konteks asli. Topik yang disuguhkan adalah Conversation Analysis, Corpus Linguistics, Critical Discourse Analysis, Genre, Register & Style, Speech Act Theory, Cooperative Principle, and Politeness Principle serta bagaimana semua itu bisa di bawa ke dalam kelas. Tugas akhirnya adalah essay 4000 kata sesuai topik pilihan.
  • Second Language Teacher Education (20 credits)
    This is perhaps the best course I’ve ever had so far karena di ajarkan bagaimana menjadi teacher educator, yaitu mengajar para guru. Banyak materi berguna disini terutama tentang pelatihan guru. Tugas akhirnya adalah essay 4000 kata plus weekly reflective journals.
  • Conceptualising Research: Foundations, Assumptions & Praxis (10 credits)
    Ini makul penelitian kedua dimana kita diajarkan semua elemen research di bidang pendidikan dan sosial seperti philosophy of research, Research framework, Research Reasoning, The Methodology, The Methods, and Ethical issues. Menurutku kelas ini seru banget karena banyak ilmu yang bisa di pelajari dari epistemology dan ontology sampe debat antara positivism dan post-positivism. Tugsanya adalah essay 2000 kata meneliti elemen dari sebuah research.
  • Research Methods: Planning Research (10 credits)
    Makul penelitian terkahir dimana kita bakal membahas penelitian kita sendiri sebagai persapan disertasi. Tugasnya adalah membuat poster berisi penelitian kita (research proposal).
  • Dissertation
    Ditulis pas summer sekitar May – August sekitar 15000 kata. Eittss itu hanya menulisnya aja ya. Kegiatan lapangannya adalah semenjak masuk semester 2. Jadi semester 2 ini super sibuk karena selain ada 4 makul juga persiapan disertasi dan kegiatan penelitiannya.

giphy (1)

Selain semua makul ini, tiap semester juga ada yang namanya Programme Tutorial, semacam bimbingan setiap minggunya selama satu jam di hall besar. Semua mahasiswa boleh hadir untuk mendengarkan berbagai topik yang intinya mengingatkan dan mencerahkan kita agar selalu berada di jalan yang benar haha… karena Master’s degree itu sangat melelahkan pemirsa dan mungkin banyak dari mahasiwa yang merasa lost. That being said, they really care of us, right? 🙂

Dari sini saja sudah kebayangkan bagaimana sibuk dan penuhnya workload seorang mahasiswa S2. Di jurusal TESOL sendiri aku ada kelas tiap hari. Libur cuma sabtu aja karena minggu pun digunakan untuk membaca buat kelas hari senin.

Hayati lelah bang!

c. Sistem pengajaran

giphy (2)

Lalu bagaimana kak sistem kuliahnya?

Good question!

Karena creditnya banyak, makanya jam belajar pun banyak. Satu mata kuliah perlu tiga jam pertemuan. 1 jam lecture (dosen memberi ceramah mengenai materi) disusul 2 jam workshop (siswa dalam group kecil membahas apa yang telah dipaparkan di lecture plus dari tugas reading).

Ah cuma 3 jam saja dalam seminggu.

Iya 3 jam seminggu untuk satu kelas. Kalau 4 kelas? Belum lagi tugas membaca karena sebenarnya jam yang paling banyak dihabiskan adalah untuk independent learning alias membaca. Satu makul perlu minimal 3 jam untuk membaca setiap harinya.

So… ahh sudahlah!!

giphy (3)

Sampe dosenku bilang kalau S2 adalah masa-masa paling sulit dalam perkuliahan apalagi kalau cuma setahun. Kamu yang biasa melakukan segala sesuatu secara mendadak dijamin secara otomatis berubah. Misal membeli book planner untuk menuliskan jadwal kegiatan setiap harinya. Kalau engga, bakal banyak jadwal yang numpuk dan akhirnya pusing pala barbie!

d. Personal Tutor

Setiap mahasiwa mempunyai seorang personal tutor yang bertugas mengawasi perkembangan diri dan akademik kita yang setiap saat bisa di datangi untuk sekedar curhat. Ga setiap saat juga sih. Kita mesti email mereka dulu karena kan mereka orang-orang sibuk.

Lalu suka duka dijurusan TESOL Edinburgh apa?

Okay!

I think I need to be clear here bahwa yang namanya sebuah sistem kuliah, sebagus apapun kampusnya, tetep bakal ada beberapa hal yang mungkin kurang memuaskan. Wajar lah ya yang namanya manusia tidak akan pernah puas (tsaaahhh). Aku akan tulis deh plus dan minus nya TESOL Edinburgh.

6. Plus and Minus

http-mashable.comwp-contentuploads201303Ryan-Gosling-GIF-2

DISCLAIMER – Perlu diperhatikan bahwa opini ini bersifat subjective berdasar pada pendapat pribadi sesuai dengan pengalaman dan observasi selama kuliah di sini.

a. Plus

  • Ranking kampus dan fakultas keren banget. Salah satu top schools in the UK and the world (Silakan cek QS World Rank or Times Higher Education).
  • Para pengajar yang keren-keren dan ahli dibidangnya.
  • Fakultas pendidikan (Moray House School of Education) merupakan sebuah komplek sekolah yang luas karena dulunya merupakan sekolah independent sebelum gabung sama Edinburgh University dengan gedung super tua dan bersejarah.
  • Mempunyai perpustakaan sendiri yang nyaman dan cukup lengkap, selain tentunya bisa ke Main Library yang hanya sekitar 15 menit jalan kaki. Aku sih lebih prefer Moray House Library.
  • Terletak di pusat kota, Old Town Holyrood yang dekat kemana-mana termasuk ke Holyrood Palace, Scottish Parliament, Royal Mile, Waverley station, dan Arthur’s seat. Pokoknya enak deh kemana-mana.
  • Banyak free lecture related to TESOL and Education in general.
  • TESOL school visit dimana kita bakal mengunjungi sekolah-sekolah di Edinburgh dan melihat secara langsung kegiatan belajar-mengajar mereka.
  • Internationally-renowned dan banyak international students nya.

b. Minus

  • Terlalu banyak siswanya. Ada sekitar 200 orang dalam satu angkatan. Walau secara belajar kita bakal di bagi kedalam beberapa kelompok kecil sesuai dengan pengalaman ngajar. Satu kelompok sekitar 20 orang. So, okay lah sebenarnya tak masalah. But still, it’s just too many haha.. 😀
  • Kurang diverse dalam artian terlalu banyak mahasiswa dari satu negara, misal sekitar 80% berasal dari negara yang sama. Pokoknya adalah negaranya. It’s not quite a negative thing hanya mungkin memang terasa gimana gitu ya hehehe.. 😀
  • Siswa laki-laki nya dikit banget. Angakatan ku cuma 10 orang kayanya. Jadi ga ada temen maen bola haha.. 😀
  • Perpusnya tutup lebih cepat, sekitar jam 10 pm weekdays and 5 pm weekends.
  • Karena terlalu banyak siswa, pas masa-masa tugas bisa rebutan buku. Jadi mesti siapa cepat dia dapat 😀
  • Sistem penilaian yang sangat susah pemirsa. Dapat C aja udah bersyukur, dapat B mesti sujud syukur, dapat A udahlah itu mah mesti syukuran nasi tumpeng undang semua tetangga flat. Untuk sistem penilaian sudah di bahas ya di post sebelumnya.
20161202_153631
Me and my Indonesian classmates

Other than that, I feel like the programme I’m doing now is quite challenging and thought-provoking, tapi tetep merasa bangga dan overall, satisfied!

What else?

Pada akhirnya, kembali ke bagaimana niat dan komitmen kita dan selalu menyadari bahwa kita disini untuk belajar (dan sedikit bermain boleh lah). Procrastination is always there, so it is important to always push yourself to do the work. Kemalasan itu pasti selalu ada, seriously!  Belum drama-drama yang lain kaya kangen rumah, pacar, temen, ada gebetan tapi ga berani nyatain, kehabisan uang, etc etc adalah bumbu manis kuliah di luar and one day you will miss all those things!

Got some questions? Feel free to comment below or email me. Hope it helps!

3061000_0f9683d1
Patterson Land – Moray House School of Education

******

Moray House Library (Harusnya baca malah blogging haha)
Monday, March 13th 2017
Edinburgh, UK

Advertisements

2 thoughts on “Kenalan Dengan Jurusan TESOL Edinburgh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s